Daerah

Anggota DPR RI Sosialisasi Program MBG di Kediri, Serap Aspirasi dan Keluhan Masyarakat

KEDIRI – POROSNEWS.CO
Nurhadi,SPd,MH anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Nasdem melakukan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diikuti ratusan peserta di Balai Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Senin (9/3/2026).

Pada kegiatan ini hadir juga anggota DPRD Jatim Khusnul Arif, S.Sos dan Drs H Lutfi Mahmudiono, anggota DPRD Kabupaten Kediri, Ainun Ma’rifah dari Badan Gizi Surabaya serta Retno dari Dinkes Kabupaten Kediri.

Kegiatan ini menjadi forum untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap program nasional tersebut.

Pada kesempatan itu Nurhadi menyampaikan, program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting.

“Program ini diharapkan mampu membantu pemenuhan gizi anak-anak sekaligus menjadi upaya nyata dalam mengurangi angka stunting,” ujar Nurhadi.

Disampaikan, pihaknya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan masukan terkait pelaksanaan program MBG. Undangan yang hadir kemudian menyampaikan aspirasi berkaitan dengan pelaksanaan progam MBG.

Nurhadi menjelaskan bahwa tujuan utama MBG adalah memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan sehat dan bergizi setiap hari.

“Yang terpenting adalah kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak. Program ini justru hadir untuk memastikan mereka mendapat makanan yang lebih sehat dan bergizi,” katanya.

Disampaikan, masyarakat yang belum mendapatkan manfaat dari program MBG akan diusulkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar dapat segera masuk dalam daftar penerima program.

Menurutnya, program MBG juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat karena dapat membuka peluang kerja baru di tingkat lokal dan menyerab hasil pertanian dan peternakan masyarakat desa.

“Program ini juga berpotensi menyerap tenaga kerja, mulai dari penyedia bahan makanan hingga relawan pengelola dapur,” jelasnya.

Disampaikan saat ini di Kabupaten Kediri sudah terdapat sekitar 150 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi. Dari jumlah itu, setiap hari diperkirakan mampu melayani sekitar setengah juta penerima manfaat program MBG.

Khusus di Kecamatan Wates, program MBG telah berjalan dengan dukungan sekitar tujuh dapur MBG yang melayani kebutuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat.

Sementara Ainun Ma’rifah perwakilan dari Badan Gizi wilayah Jawa Timur di Surabaya menjelaskan, bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah memperbaiki gizi anak-anak Indonesia dalam menyongsong generasi emas di masa mendatang.

Program itu menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah.

Selain untuk perbaikan gizi, program MBG juga memiliki tujuan khusus, seperti mendukung pengentasan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Program MBG tidak hanya memperbaiki gizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan pendidikan. Anak-anak menjadi lebih termotivasi untuk hadir di sekolah karena mendapatkan makanan bergizi,” ujarnya.

Keberadaan dapur MBG juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Dalam satu SPPG bahkan bisa melibatkan puluhan relawan yang berasal dari lingkungan setempat.

Selain itu, program MBG juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal seperti hasil peternakan, perkebunan, dan pertanian masyarakat.

“Dengan adanya program ini, hasil ternak dan hasil kebun masyarakat bisa lebih terserap. Ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produksi,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut juga ditekankan bahwa pemenuhan gizi anak tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga dimulai dari kebiasaan di lingkungan keluarga.

Masyarakat dihimbau untuk memahami pola gizi seimbang, yang dahulu dikenal dengan konsep empat sehat lima sempurna, agar kebiasaan makan sehat dapat diterapkan sejak dari rumah.(dim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *