Bakti Sosial HPN 2026, PWI Kediri Raya Salurkan Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim
KEDIRI — POROSNEWS.CO
Menjelang akhir bulan suci Ramadan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya menggelar kegiatan bakti sosial tahunan di kantor PWI Jl Mayor Bismo, Kota Kediri, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan bakti sosial ini diisi dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Puluhan paket sembako disalurkan kepada kaum duafa dalam kegiatan yang telah menjadi agenda rutin setiap tahun. Pelaksanaan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat.
Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedi menyampaikan, bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 Tahun 2026. Selain pembagian sembako, kegiatan akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta santunan anak yatim dan piatu.
“Sekitar 100 anak yatim dan piatu dijadwalkan hadir mendapatkan santunan. Ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan,” ujarnya.
Kegiatan ini mengusung tema “Berbagi Itu Menguatkan” serta wujud kepedulian sosial, tetapi juga refleksi atas peran pers di tengah masyarakat. Tema tersebut menegaskan pentingnya solidaritas sosial dalam membangun kehidupan yang harmonis dan berkeadilan.
PWI Kediri Raya juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, di antaranya Pemerintah Kota Kediri, Universitas Nusantara PGRI Kediri, PT Gudang Garam Tbk, Polres Kediri Pare, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Kantor Imigrasi Kediri, serta anggota DPR RI, Gus Anim.
Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap 9 Februari merupakan momentum penting bagi insan pers untuk merefleksikan perannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanggal tersebut merujuk pada berdirinya PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta.
Selama delapan dekade, pers telah menjalankan fungsi sebagai penyampai informasi, pendidik masyarakat, kontrol sosial, serta perekat persatuan bangsa. Namun demikian, di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, pers juga dituntut hadir secara lebih empatik dalam kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, PWI Kediri Raya berupaya menunjukkan bahwa peran pers tidak hanya terbatas pada penyampaian informasi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain santunan dan pembagian sembako, rangkaian kegiatan juga direncanakan diisi dengan doa bersama dan tausiyah kebangsaan sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dan kebangsaan.
Tema “Berbagi Itu Menguatkan” sendiri mengandung makna bahwa kepedulian sosial dapat mempererat hubungan antarindividu dan meningkatkan kepercayaan di tengah masyarakat. Nilai berbagi juga dinilai mampu memperkuat semangat gotong royong serta menjaga kohesi sosial.
PWI Kediri Raya berharap dapat terus menghadirkan pers yang humanis, peduli, dan berintegritas, sekaligus mempertegas bahwa empati sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari profesi wartawan.(dim)

