Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok di Harmoni Imlek Nusantara Lewat Pertukaran Maskot Kuda Api
JAKARTA — POROSNEWS.CO
Harmoni Imlek Nusantara 2.577 begitu istimewa dengan prosesi pertukaran maskot Kuda Api antara Indonesia dengan Tiongkok. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2577 Irene Umar menegaskan bahwa momentum itu memperkuat diplomasi kreatif Indonesia–Tiongkok.
“Kita tidak hanya merayakan tradisi, tetapi juga merayakan persahabatan. Pertukaran maskot Kuda Api menjadi simbol kedekatan Indonesia dan Tiongkok, bukan hanya people to people, tetapi juga mascot to mascot,” ujar Wamen Ekraf Irene di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (24 Februari 2026).
Prosesi pertukaran maskot Kuda Api dilakukan secara langsung antara Wamen Ekraf Irene dan Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Wang Siping, sebagai simbol semangat, keberanian, daya juang, dan optimisme di Tahun Kuda Api 2577 sekaligus lambang persahabatan Indonesia–Tiongkok yang terus berjalan berdampingan.
Wamen Ekraf Irene menekankan bahwa keharmonisan lintas budaya dalam perayaan Imlek di ruang publik mencerminkan kekuatan Indonesia dalam merawat keberagaman serta memperluas kolaborasi lintas sektor dan negara.
Wang Siping menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Harmoni Imlek Nusantara yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Ia menyebut kegiatan ini serupa dengan perayaan di Tiongkok, serta berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai jembatan persahabatan kedua bangsa.
“Ini suasana sangat mirip dengan imlek di Tiongkok, ini juga intinya sama dengan yang disampaikan dengan ide filosofi Tiongkok tetap menjaga keharmonisan dan kebaikan antara satu dengan yang lain,” kata Wang Siping.
Sementara Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyatakan, perayaan Imlek yang beriringan dengan Ramadan menunjukkan harmoni antarbudaya dan antaragama sebagai kekuatan Indonesia yang memperkokoh hubungan bilateral kedua negara.
“Ini adalah sesuatu yang sangat berharga, negara-negara luar melihat sebagai kekuatan Indonesia. Disinilah Indonesia dihargai, disinilah Indonesia menjadi suatu contoh perbedaan dari budaya dan kepercayaan tapi justru itu yang menjadi kekuatan Indonesia,” ucapnya.
Harmoni Imlek Nusantara juga menghadirkan pertunjukan seni dan pelibatan talenta Indonesia, termasuk penyanyi Indah Kus yang pernah menembus ajang pencarian bakat di Tiongkok, mencerminkan besarnya potensi kreatif Indonesia di panggung global.
Momentum ini menegaskan bahwa kolaborasi budaya bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi strategis dalam membangun kepercayaan dan mempererat kerja sama Indonesia–Tiongkok secara berkelanjutan.
Turut menyaksikan prosesi pertukaran maskot tersebut yaitu Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sekaligus Wakil Ketua Umum Panitia Imlek Nasional Veronica Tan serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie.(dim)

