Iptek

Galeri Investasi UNP Kediri Tembus Kompetisi Nasional BEI

KEDIRI – POROSNEWS.CO

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri kembali membuktikan kiprahnya dalam mencetak generasi muda cerdas finansial. Melalui Galeri Investasi, fakultas ini aktif mengembangkan literasi dan minat mahasiswa terhadap dunia pasar modal. Tak hanya berprestasi di tingkat regional, Galeri Investasi UNP Kediri juga sukses menembus kompetisi nasional yang digelar oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dekan FEB UNP Kediri, Dr. Amin Tohari, M.Si, mengatakan bahwa pihak fakultas memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas Galeri Investasi, baik dalam bentuk pendanaan, fasilitas, maupun pembinaan dosen dan mahasiswa.

“Kita support penuh kegiatan galeri, mulai dari penguatan pendanaan, penyediaan ruang edukasi pasar modal, hingga mendorong dosen dan mahasiswa untuk aktif menjadi duta pasar modal,” kata Amin dalam rilisnya, Rabu (12/11/2025).

Menurut Amin, dukungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif kampus di bidang ekonomi dan bisnis.
Capaian galeri, lanjut Amin, tentu menambah nilai positif bagi UNP, terutama dalam meningkatkan daya tarik calon mahasiswa baru dan reputasi universitas.

Selain memberikan dukungan kebijakan, lanjutnya lagi , fakultas secara rutin melakukan evaluasi kinerja galeri setiap semester untuk memastikan program tetap berjalan konsisten dan inovatif.

“Kami ingin semangat mahasiswa tetap terjaga. Kalau motivasinya menurun, capaian galeri juga akan ikut turun,” pesan Amin.

Ditambahkan Amin, capaian yang diraih Galeri Investasi UNP Kediri ini menunjukkan komitmen kuat FEB UNP dalam mengembangkan literasi pasar modal di lingkungan kampus.Dukungan institusi, peran aktif dosen, serta antusiasme mahasiswa menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan program ini.

“Dengan pendekatan edukatif dan kompetitif, UNP Kediri menegaskan posisinya sebagai salah satu kampus yang berkomitmen membentuk generasi muda cerdas finansial dan berdaya saing di dunia investasi,”tutup Amin.

Sedangkan, Kepala Galeri Investasi UNP Kediri, Mar’atus Sholikah, M.Ak, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan galeri adalah membentuk calon investor muda yang melek investasi.

“Kami berupaya menghimpun calon investor muda, terutama dari kalangan Gen Z dan milenial, agar lebih sadar terhadap pentingnya investasi saham dan dapat ikut memajukan ekonomi nasional,” katanya.

Untuk mendukung tujuan tersebut, lanjut Mar’atus,
Galeri Investasi UNP Kediri secara rutin menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal sebanyak dua kali setiap semester atau empat kali dalam setahun. Hingga saat ini, lebih dari 2.400 mahasiswa telah mengikuti kegiatan tersebut.

“Selain program edukasi, galeri juga menggelar kompetisi trading saham untuk memberikan pengalaman praktik kepada mahasiswa.
Kompetisi ini kami rancang agar mahasiswa tidak sekadar memahami teori, tetapi juga berani mencoba praktik investasi dengan batas aman Rp100.000,” ujar Mar’atus.

Diterangkan Mar’atus, konsistensi kegiatan ini membuahkan berbagai penghargaan dari BEI Wilayah IV (Kediri, Blitar, Nganjuk, Tulungagung), di antaranya:

• Juara 1 Duta Pasar Modal Teraktif dan Terbanyak
• Juara 2 Edukasi dan Penyebaran Informasi Terbaik
• Juara 1 Sosial Media Galeri Terbaik Wilayah IV

“Tahun sebelumnya, Galeri Investasi UNP Kediri juga sempat menembus seleksi tingkat nasional BEI di Jakarta,”tandas Mar’atus.

Sementara itu, salah satu pengurus galeri, Silfiani Adi Utami, yang merupakan mahasiswa Prodi Akuntansi semester 7, mengaku tertarik bergabung karena meningkatnya tren investasi saham pasca-pandemi.

“Setelah Covid-19, dunia saham ramai dibicarakan. Begitu ada open recruitment galeri, saya langsung ikut karena ingin belajar lebih dalam,” kata Silfiani.

Menurutnya, kegiatan galeri sering kali berbenturan dengan aktivitas kuliah, tetapi semangat tim membuat semua program tetap berjalan.

“Kuncinya komunikasi dan kekompakan. Kami sering diskusi target galeri dan latihan menggunakan permainan stocklab,” ujarnya.

Silfiani menambahkan, tahun depan galeri berencana memperluas jangkauan edukasi melalui berbagai platform digital.

“Kalau sebelumnya fokus di Instagram dan TikTok, kami ingin memperluas ke media sosial lain agar semakin banyak mahasiswa yang tertarik belajar investasi,”ucap Silfiani. (Tim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *