Religi

Gus Qowim Buka Festival Da’i, Dorong Generasi Muda Siap Menuju Indonesia Emas 2045

KEDIRI – POROSNEWS.CO

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin membuka Festival Da’i Season 6 bertempat di Studio Dhoho TV, Sabtu (21/02/2026).

Festival ini diikuti 91 peserta yang siap menampilkan kemampuan terbaiknya dalam menyampaikan materi dakwah dengan tema yang beragam.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Dhoho TV yang konsisten menyelenggarakan acara ini hingga memasuki season ke-6. Ini bukan hal yang mudah. Enam season berarti enam tahun komitmen menghadirkan tontonan yang juga mendidik dan membangun karakter generasi muda,” ujarnya.

Gus Qowim mengungkapkan Ramadan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan bagi jiwa. Bulan dimana semua tidak hanya meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga memperluas syiar dan menyebarkan pesan-pesan kebaikan.

Festival Da’i menjadi salah satu wadah yang tepat untuk menghidupkan semangat dakwah di kalangan generasi muda. Festival Da’i Season 6 ada 91 peserta berhasil masuk babak pertama. Mereka berasal dari Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, dan Kabupaten Nganjuk.

“Ini menunjukkan bahwa Festival Da’i telah menjadi ajang kompetisi dakwah yang berskala regional dan semakin diminati. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan memberi pengalaman berharga bagi para peserta,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Qowim berpesan bahwa disini para peserta adalah generasi hebat yang sedang dipersiapkan menuju Indonesia Emas 2045. Indonesia Emas bukan sekadar berfokus pada kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga harus diimbangi dengan kualitas moral, akhlak, dan spiritual generasinya.

Di tangan generasi muda, nilai-nilai kebaikan dan dakwah akan terus hidup. Terus belajar, mengasah kemampuan, dan jangan ragu untuk berdakwah melalui berbagai media, termasuk media sosial, dengan cara yang santun dan menyejukkan.

“Saya berpesan kepada para kepala sekolah dan para pendidik, terus fasilitasi dan dukung potensi peserta didik. Baik di bidang akademik maupun non-akademik, termasuk potensi dakwah dan kepemimpinan. Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan subur bagi tumbuhnya bakat serta karakter generasi muda,” pungkasnya.

Turut hadir, Kepala Diskominfo Rony Yusianto, perwakilan Bakesbangpol Miftahur Rozak, Camat Pesantren Judi Kuntjoro, perwakilan Kantor Kemenag, perwakilan Bank Jatin, jajaran Dhoho TV dan tamu undangan lainnya.(dim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *