Kecamatan Mojoroto Menggelar Night Culture, Tampilkan Produk Unggulan
KEDIRI – POROSNEWS.CO
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin menghadiri Mojoroto Night Culture di Halaman Kantor Kecamatan Mojoroto, Minggu (15/02/2026) malam.
Mojoroto Night Culture menampilkan produk UMKM unggulan, Campursari, Pentas Tari, Pameran Barang Antik, Pelayanan Adminduk dan lainnya.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kecamatan Mojoroto yang telah menggagas kegiatan ini. Lebih dari sekadar festival, ini adalah wujud nyata semangat gotong royong, kreativitas, dan keberanian untuk menghadirkan ruang ekonomi dan budaya di tengah masyarakat,” ujarnya.
Wawali yang akrab disapa Gus Qowim menerangkan, pasar rakyat adalah denyut nadi ekonomi. Disinilah UMKM tumbuh, kreativitas anak-anak muda muncul, dan budaya lokal tampil dengan percaya diri.
Ketika malam ini stan-stan UMKM berdiri, pertunjukan seni ditampilkan, kuliner khas disajikan, sesungguhnya yang sedang dibangun adalah ekosistem ekonomi berbasis masyarakat.
Festival seperti ini memiliki makna strategis dalam mendukung Kediri City Tourism. Dimana, bukan hanya berbicara tentang tempat wisata, tetapi tentang experience. Tentang suasana, tentang cerita, dan tentang identitas.
“Kita bisa belajar dari banyak kota dan negara yang memiliki event ikonik. Misalnya, di Jepang ada Festival Gion Matsuri di Kyoto yang sudah berlangsung ratusan tahun dan dikenal dunia serta di Rio de Janeiro di Brasil dengan Karnaval Rio yang menjadi ikon global. Mojoroto bisa karena kita punya potensi luar biasa,” jelasnya.
Wakil wali kota berharap “Mojoroto Night Culture” tidak berhenti di tahun 2026 saja dan bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat. Bahkan menjadi salah satu kalender event Kota Kediri. Jika konsisten, bukan tidak mungkin orang luar kota datang khusus untuk menikmati suasana malam budaya di Mojoroto.
Gus Qowim juga berpesan kepada pelaku UMKM, terus tingkatkan kualitas produk. Jaga kebersihan, kemasan, dan pelayanan. Kepada seniman dan komunitas, teruslah berkarya dan berinovasi. Dan kepada seluruh masyarakat, untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan acara ini.
“Karena pariwisata yang kuat lahir dari masyarakat yang kompak. Mari kita jadikan malam ini bukan hanya hiburan, tetapi momentum kebangkitan ekonomi dan identitas budaya Mojoroto,” pungkasnya.
Turut hadir, Anggota DPRD Kota Kediri Dapil Mojoroto Andayani, Wiko Winarno dan Arief Junaidi. Lalu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, Camat Mojoroto Abdul Rohman, Kepala OPD, Direktur BUMD, Lurah se-Kecamatan Mojoroto, dan tamu undangan lainnya.(dim)

