Wamen Ekraf Nilai Kompetisi Desain Volkswagen Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
JAKARTA – POROSNEWS.CO
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar meyakini kreativitas di Indonesia bisa muncul dari kolaborasi lintas sektor, salah satunya lewat kompetisi desain.
Hal ini disampaikan saat pengumuman pemenang Design Hunt Competition kolaborasi ID. Buzz X Kementerian Ekraf di Pondok Indah Mall 2, Jakarta.
ID. Buzz Design Competition merupakan kolaborasi strategis Volkswagen Indonesia dan Kementerian Ekraf untuk membuka ruang bagi kreator Indonesia dalam merefleksikan identitas lokal dan semangat mobilitas masa depan melalui kendaraan listrik VW ID. Buzz. Mengusung tema ‘Neo Nusantara Mitos dalam Ritme’, Iqbal Tawakal dari Bandung terpilih sebagai pemenang.
“Indonesia creativity in a neo way. Ini wujud budaya dan ekonomi kreatif yang menjadi relevan dalam kehidupan sehari-hari melalui perkembangan teknologi. Kita bisa melihat Volkswagen dengan VW kombi yang sudah upgrade design dengan pernak-pernik sisi kreativitas yang menarik. Yuk, para pejuang ekraf lebih banyak berkreasi supaya hasil karyanya bisa ditunjukkan ke kancah internasional,” ucap Wamen Ekraf Irene saat sambutan dalam announcement ceremony, Kamis (12/2/2026).
Melalui kompetisi ini peserta diberi kesempatan untuk mengembangkan visual atau artwork yang menghadirkan karakter baru bagi ID. Buzz sekaligus menampilkan ekspresi kreatif yang relevan dengan budaya Indonesia.
Kemudian, karya pemenang akan diwujudkan dalam bentuk custom sticker design yang diaplikasikan langsung pada unit ID. Buzz untuk dipamerkan dalam area Volkswagen atau ajang otomotif nasional sebagai upaya menghubungkan industri otomotif dengan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
“Kreativitas ini menjadi bukti Volkswagen seperti sebuah kanvas bagi para pejuang ekonomi kreatif. Tentu ini bukan kolaborasi pertama dan saya yakin akan berkelanjutan. Sebelumnya, kita juga pernah menghadirkan beberapa ilustrator yang secara langsung melukis karya mereka di beberapa kota,” imbuh Wamen Ekraf Irene.
Kolaborasi Kementerian Ekraf dengan Volkswagen Indonesia bermula sejak Juli 2025 melalui audiensi bersama PT Garuda Mataram Motor sebagai agen pemegang merek Volkswagen Indonesia, yang bertujuan memperluas ruang kreator lokal sekaligus meningkatkan eksposur karya kreatif.
“Inspirasi awal konsep desainnya, aku dapat dari beberapa IP yang ada di kantorku. Selain itu, aku juga sempat berpikir tentang Vimana, sebagai teknologi kuno transportasi zaman dulu yang aku sematkan untuk menambah kesan futuristik. Pemilihan warna desain juga lebih dinamis dan kekinian supaya tampak beda, elemen tradisional dengan warna yang natural serta warna pastel supaya lebih diterima secara global,” kata Iqbal Tawakal sebagai pemenang yang keseharian berprofesi sebagai desainer grafis di PT Kreasi Pala Nusantara.
Integrasi subsektor desain dalam inovasi mobilitas masa depan terpampang dalam desain mobil VW terkini. Kegiatan kompetisi seperti ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah terhadap hilirisasi karya kreatif ke produk yang memiliki daya guna bagi nilai tambah ekonomi.
“Kendaraan VW mewakili masa depan, sisi desainnya aku bawa unsur tradisional seperti simbol-simbol atau mitologi nusantara yang harapannya bisa membawa semangat keragaman budaya yang masih relevan untuk diterapkan dalam keseharian dengan teknologi. Harapannya, Kementerian Ekraf juga bisa membawa seniman-seniman lokal atau desainer yang masih tetap memegang teguh dengan tradisi nusantara sehingga fasilitasi dalam kegiatan kompetisi desain seperti ini bisa mendunia,” harap Iqbal Tawakal.
Turut hadir mendampingi Wamen Ekraf, Irene Umar yaitu Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu. Tampak hadir pula Chief Operating Officer, PT Garuda Mataram Motor (Audi & Volkswagen Indonesia), Edo Januarko Chandra.(dim)

