Daerah

Yudisium 125 Mahasiswa, Fakultas Hukum Uniska, Catat Rekor Terbanyak


KEDIRI – POROSNEWS.CO

Fakultas Hukum Uniska Kediri hari ini , menggelar acara Yudisium di aula gedung E Universitas setempat Sabtu (17/10/2025). Yudisiun ini diikuti 125 mahasiswa dari kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), kelas karyawan dan kelas reguler.


Menurut Dekan Fakultas Hukum Uniska Dr. Zainal Arifin, Yudisium periode Oktober 2026 ini adalah yang terbanyak di ikuti mahasiswa selama ini. ” Alhamdulillah ini merupakan rekor, dalam penyelenggaraan acara Yudisium selama saya menjadi Dekan sejak 2020 lalu”, ujar Zainal.
Yudisium periode ini menurut Zainal, juga ada kejutan yaitu ucapan dari lembaga atau institusi jejaring atau mitra Fakultas Hukum, seperti Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Ikatan Kotaris Indonesia (INI), Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun Organisasi Profesi Dosen yaitu Asosiasi Dosen Hukum Acara Perdata (Adhaper), dan mitra lainnya.


Di sela sela acara Zainal menegaskan bahwa Sarjana Hukum kedepan akan menghadapi tantangan perubahan zaman yang semakin berat. Diharapkan lulusan Fakultas hukum tidak berhenti dengan gelar SH, namun harus tetap meningkatkan orofesionalitas dan integritas. “Tantangan kedepan lebih berat, para sarjana Hukum di manapun kapanpun harus tetap menegakan Keadilan Kebenaran, dan menjadikan ilmu hukum lebih bermanfaat untuk agama bisa dan bangsa. Karena itu sarjana Hukum lulusan Uniska harus memegang teguh ahlakul Karimah, menjaga ruh hukum untuk keadilan dan kemanfaatan, serta selalu meningkatkan ilmunya” ujar Zainal Arifin, doktor hukum pidana lulusan Universitas Brawijaya tersebut.


Selain itu perwakilan wisudawan terbaik dengan IP 3.9, Atika dalam pidato di hadapan peserta Yudisium mengatakan, peningkatan profesional di bidang hukum sangat penting dan perlu. Lulusan Fakultas Hukum menurut Atika, harus menambah ilmu terus menerus. Seiring dengan perubahan zaman. (nal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *