SosBud

Diprakarsai Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Gabungan Guru TK, SD, SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Kediri Unjuk Kemampuan Berpentas Kentrung Modern

KEDIRI-POROSNEWS.CO

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri kembali menghadirkan Pagelaran Kentrung Kreasi Modern dalam rangkaian kegiatan Kala Senja di Bumi Panjalu yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat. Mengangkat lakon “Totok Kerot Nglamar Prabu Joyoboyo”. Pertunjukan tersebut digelar di halaman parkir kawasan wisata Ubalan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jumat (31/7/2026).

Ratusan masyarakat, insan pendidikan, serta tamu undangan memadati lokasi untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional yang dikemas dengan sentuhan modern. Pagelaran ini menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri dalam menjaga kelestarian budaya lokal sekaligus mengembangkan kreativitas para pendidik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. H. Mokhamat Muhsin, M.Pd., mengatakan bahwa Kala Senja tahun ini mengusung tema “Guru Berkarya, Budaya Terjaga”. Tema tersebut mencerminkan komitmen dunia pendidikan untuk terus melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“Yang penting mari bersama-sama sambil melaksanakan tugas dan potensinya, kita juga mengembangkan budaya, terutama yang ada kaitannya dengan sejarah Kediri,” ujar Muhsin.

Selain menekankan pentingnya pelestarian budaya, Muhsin juga mengingatkan seluruh jajaran pendidikan agar terus melanjutkan pelaksanaan Home Visit ATS Award sebagai langkah nyata menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Program itu ditargetkan mampu mengembalikan sedikitnya 50 persen anak putus sekolah agar kembali memperoleh layanan pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Dr. Mohamad Solikin, M.AP., yang hadir mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, S.H., memberikan apresiasi atas konsistensi Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan Kentrung Kreasi Modern sebagai bagian dari pelestarian budaya khas Bumi Panjalu.

Menurut Solikin, pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi agenda tahunan dengan jadwal dan lokasi pelaksanaan yang tetap sehingga semakin dikenal masyarakat maupun wisatawan.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mendukung sektor pendidikan melalui alokasi anggaran yang telah melampaui ketentuan minimal sebagaimana diamanatkan pemerintah.

“Maka tugas kita, terutama pelaku pendidikan, adalah bagaimana anggaran yang cukup tinggi itu benar-benar berdampak kepada masyarakat dan anak-anak didik kita,” katanya.

Pagelaran Kentrung Kreasi Modern kali ini diperankan oleh gabungan guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Kediri. Mulai dari guru TK, SD, SMP negeri maupun swasta berkolaborasi menampilkan kesenian kentrung dengan pendekatan yang lebih segar tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dina Puspitawati, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa Kala Senja merupakan agenda rutin tahunan Dinas Pendidikan yang kini juga telah masuk dalam kalender event Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri.

“Yang tampil adalah guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Kediri, mulai dari TK, SD, SMP hingga sekolah swasta. Kegiatan Kala Senja ini menjadi agenda rutin Dinas Pendidikan yang sekarang juga telah terdaftar sebagai event pariwisata Kabupaten Kediri,” jelas Dina.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk menyalurkan kreativitas di luar aktivitas mengajar sekaligus menjaga eksistensi Kentrung sebagai salah satu warisan budaya asli Kabupaten Kediri.

“Melalui pagelaran ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam merawat identitas budaya daerah,” tuturnya. Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, seni, dan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap kecintaan generasi muda terhadap sejarah serta budaya lokal semakin kuat, sekaligus mendorong berkembangnya pariwisata berbasis budaya di Bumi Panjalu.(son)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *