Pasokan Bahan Baku Tebu Lancar, Pabrik Gula Ngadiredjo Kediri Tembus 6 Juta Kuintal Tebu di Hari Giling ke-105
KEDIRI — POROSNEWS.CO
Performa Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo terus menunjukkan tren positif. Memasuki hari giling ke-105, PG Ngadiredjo berhasil menggiling tebu sebanyak 6 juta kuintal.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kinerja positif PG Ngadiredjo dalam menjalankan musim giling tahun 2026.
Di tengah tuntutan peningkatan produktivitas dan penyerapan hasil panen petani, PG Ngadiredjo terus mengoptimalkan operasional pabrik sekaligus menjaga kelancaran pasokan bahan baku tebu.
Plh General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani tebu, karyawan, serta tim yang terlibat dalam proses giling. Menurutnya, capaian 6 juta kuintal tidak terlepas dari kedisiplinan dan kerja sama seluruh pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani, karyawan, dan semua teamwork yang selalu disiplin dan bekerja dengan baik,” ucap Faiz, pada Minggu (30 Agustus 2026).
Faiz menegaskan, PG Ngadiredjo masih akan terus memacu kinerja hingga akhir musim giling. Perusahaan menargetkan total tebu yang digiling mencapai 11 juta kuintal.
Untuk mencapai target itu optimalisasi kinerja pabrik serta kesinambungan pasokan bahan baku menjadi perhatian utama. Koordinasi dengan petani juga terus dilakukan agar tebu hasil panen dapat terserap secara maksimal.
“Dengan semangat dan kolaborasi karyawan serta petani tebu, kami optimistis PG Ngadiredjo bisa menutup target yang sudah dicanangkan ini,” kata Faiz.
Menurutnya, pencapaian target bukan hanya berkaitan dengan performa mesin dan operasional pabrik, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh mata rantai produksi, mulai dari petani hingga proses tebang, muat, dan angkut tebu.
Sementara Manager Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, memastikan ketersediaan bahan baku tebu (BBT) menjadi salah satu fokus untuk mengejar target 11 juta kuintal.
Ia menyebut stok bahan baku masih diupayakan agar mencukupi kebutuhan giling hingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi dengan petani terus diperkuat.
“Untuk mencapai 11 juta kuintal dipastikan stok bahan baku tebu (BBT) bisa tercukupi. Dengan saling berkoordinasi dan kolaborasi dengan petani serta bagian muat tebang angkut (MTA), diharapkan suplai tebu berjalan lancar,” jelas Sabar.
Kelancaran proses tebang, muat, dan angkut menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan tebu ke pabrik. Semakin lancar pasokan, semakin optimal pula kapasitas penggilingan dapat dimanfaatkan.
Sabar optimistis target 11 juta kuintal dapat direalisasikan dengan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam musim giling. “Kami optimis dan mohon doa restunya,” ungkapnya.
Capaian 6 juta kuintal pada hari giling ke-105 sekaligus menunjukkan konsistensi PG Ngadiredjo dalam menjaga performa operasional.
Dengan sisa masa giling yang masih berjalan, perusahaan masih memiliki ruang untuk terus meningkatkan capaian hingga mendekati target akhir musim giling.
Kolaborasi antara manajemen, karyawan, petani, serta tim tebang, muat, dan angkut menjadi kunci untuk memastikan penyerapan tebu petani tetap berjalan optimal sekaligus mendukung pencapaian target produksi PG Ngadiredjo Kediri.(dim).

