1.500 Mahasiswa Se-Karesidenan Kediri Mengikuti Grow Mindset for Futurepreneur 2026 di UIN Syekh Wasil
KEDIRI – POROSNEWS.CO
1.500 Mahasiswa mengikuti agenda Kediri Grow Mindset for Futurepreneur 2026 di Gedung Sport Center Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Sabtu (6/6/2026).
Acara yang mengusung semangat pengembangan pola pikir dan jiwa kewirausahaan generasi muda ini mendapat sambutan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Kediri Raya dan sekitarnya.
Wakil Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Taufik Alamin, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang menjadi bentuk kolaborasi positif antara aktivis mahasiswa dengan berbagai pihak eksternal dalam upaya mengembangkan potensi anak muda.
“Agenda ini sangat bagus karena teman-teman aktivis mahasiswa mencoba berkolaborasi dengan pihak luar untuk mengangkat potensi generasi muda. Desain kegiatannya juga tidak konvensional, tetapi tetap mengedepankan substansi yang ingin disampaikan,” ujarnya.
Dijelaskan, pendekatan ini lebih efektif dalam menjangkau mahasiswa karena dikemas secara menarik tanpa menghilangkan nilai edukasi. Selain itu, juga mampu menghadirkan peserta dari berbagai kampus, tidak hanya dari UIN Syekh Wasil.
Menurut Taufik, tema kewirausahaan yang dipadukan dengan perspektif masa depan sangat relevan dengan kondisi saat ini. Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, generasi muda didorong untuk memiliki mentalitas adaptif, kreatif, dan produktif.
“Entrepreneur itu tidak hanya soal usaha atau bisnis, tetapi juga tentang bagaimana menjadi kreator dan pemimpin di masa depan,” tambahnya.
Sementara Sabilul Haq, Ketua Dewan Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri menjelaskan, acara Kediri Grow Mindset merupakan agenda tahunan yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kedua.
“Harapan kami kegiatan ini bisa terus diselenggarakan setiap tahun. Tujuan utamanya meningkatkan cara berpikir peserta agar lebih berkembang dan mampu beradaptasi dengan kondisi Indonesia saat ini,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kegiatan ini menghadirkan 5 narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Evi Mahardika, Ulfa Merdeka, Bagas Alimpat, Herisu sebagai konten kreator, serta Maxwell Salvador Surya Atmaja, mahasiswa berprestasi Universitas Airlangga yang pernah mengikuti program Class of Champions Ruang Guru.
Dalam pelaksanaannya, panitia melibatkan sekitar 150 orang mahasiswa. Selain seminar, kegiatan juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dan memperkenalkan produk mereka kepada peserta.
Sabilul Haq menambahkan, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Peserta tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Kediri, tetapi juga dari Tulungagung, Blitar, Malang, dan sejumlah daerah lainnya di wilayah Karesidenan Kediri.
“Kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh insight dari para narasumber sehingga mampu mengembangkan pola pikir yang lebih baik, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” harapnya.(dim)

