Daerah

PG Pesantren Baru Kediri Tingkatkan Kualitas Mutu dan Lingkungan Lewat Resertifikasi ISO 9001

KEDIRI – POROSNEWS.CO

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kediri berkomitmen menjaga kualitas manajemen mutu sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan resertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 yang berlangsung pada Agustus 2026.

Proses audit resertifikasi dilakukan bersama TÜV Rheinland Indonesia dengan melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap penerapan sistem manajemen mutu dan lingkungan di PG Pesantren Baru.

Audit tidak hanya mencakup pemeriksaan dokumen dan berbagai bukti pendukung, tetapi juga dilakukan melalui verifikasi implementasi sistem secara langsung di lapangan.

Langkah itu menjadi bagian penting untuk memastikan standar yang telah diterapkan benar-benar berjalan secara konsisten dalam kegiatan operasional perusahaan.

General Manager PG Pesantren Baru Kediri, Sugondo mengatakan, pada kepemimpinannya, perusahaan terus mendorong berbagai inovasi dalam penerapan manajemen mutu maupun pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, inovasi dan perbaikan berkelanjutan menjadi bagian penting agar PG Pesantren Baru mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mencapai berbagai target yang telah dicanangkan.

“Melalui inovasi yang terus dilakukan, kami berharap PG Pesantren Baru dapat terus tumbuh dan berkembang serta mampu mencapai target-target yang telah ditetapkan,” ujar Sugondo.

Selain aspek mutu, perhatian terhadap pengelolaan lingkungan juga menjadi salah satu fokus penting dalam penerapan sistem manajemen di PG Pesantren Baru.

Salah satunya melalui pengelolaan limbah cair menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sistem tersebut menggunakan metode aerasi dengan bantuan mikroorganisme untuk membantu menguraikan senyawa organik yang terkandung dalam limbah.

Melalui proses pengolahan tersebut, air limbah terlebih dahulu menjalani serangkaian tahapan sebelum hasil akhirnya dimanfaatkan dan dikembalikan ke lingkungan.

PG Pesantren Baru memastikan hasil pengolahan limbah cair memenuhi baku mutu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk mengacu Peraturan Gubernur Jatim Nomor 52 Tahun 2014.

Untuk menjaga konsistensi kualitas hasil pengolahan, pemantauan juga dilakukan melalui pengujian secara berkala oleh laboratorium yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Tidak berhenti pada proses pengolahan, air hasil olahan IPAL juga dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan irigasi lahan pertanian. Langkah itu menjadi salah satu bentuk pemanfaatan hasil pengolahan limbah sekaligus upaya perusahaan dalam mendukung pengelolaan sumber daya air secara lebih berkelanjutan.

Penerapan sistem manajemen mutu dan lingkungan sekaligus memperlihatkan keberlangsungan industri tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target produksi, tetapi bagaimana perusahaan memastikan proses operasional berjalan secara efektif, memenuhi standar mutu, serta memperhatikan aspek lingkungan.

Sugondo berharap proses resertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 dapat semakin memperkuat budaya perbaikan berkelanjutan di lingkungan PG Pesantren Baru.

“Harapannya, melalui proses resertifikasi kami dapat terus memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas, efektivitas operasional, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” jelasnya.(dim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *