Daerah

Tokoh Masyarakat Sampaikan Harapan Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Alun-Alun Kota Kediri Segera Dilanjutkan

KEDIRI – POROSNEWS.CO

Pemkot Kediri membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat guna merumuskan solusi dari pembangunan Alun-Alun Kota Kediri yang sudah tiga tahun dalam kondisi mangkrak.

KH Muhammad Anwar Iskandar yang akrab disapa Gus War, pengasuh Ponpes Al-Amien Rejomulyo berharap agar Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Kota Kediri dapat segera dimulai lagi pembangunannya.

Menurutnya hal tersebut didasari beberapa alasan, yang paling utama agar tidak tampak kumuh. Kebersihan serta kerapian RTH Alun-Alun dinilai dapat menjadi cerminan warga Kota Kediri yang bersih, tertib, dan tertata.

Di samping itu, alun-alun salah satu tempat yang menjadi ikon Kota Kediri merupakan tempat bertumpunya masyarakat pelaku UMKM.

“Dulu sebelum dibangun itu tempat masyarakat berjualan mencari nafkah untuk kehidupan sehari-hari, setelah dibangun masyarakat berhenti. Setelah selesai akan memberi kesempatan kepada masyarakat yang sempat terhenti usahanya untuk menjalankan kehidupan jualannya sehari-hari aktif lagi, ini merupakan aspek sosial dan ekonomi yang sangat penting,” terangnya.

Selain itu, RTH juga merupakan wadah rekreasi bagi masyarakat sekitar, baik untuk berolahraga santai maupun sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga.

Menurut Gus War, apabila proyek segera diselesaikan dan dibangun dengan baik tentu dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Kediri.

“Pertama, akan kelihatan wajah dan etalase Kota Kediri yang rapi, bersih, dan baik. Kedua, bisa menghidupkan UMKM. Ketiga, bisa menjadi tempat rekreasi kecil bermain keluarga,” jelasnya.

Apabila kondisi seperti saat ini terus berlanjut maka akan mengurangi nilai bahwa masyarakat Kota Kediri seakan-akan tidak peduli dengan kebersihan dan ketertiban. Gus War juga berharap kepada semua pihak, baik Pemkot Kediri maupun pihak rekanan agar aspek-aspek yang lain bisa diselesaikan dengan baik secara legowo.

“Jangan semuanya hanya dihitung berdasarkan angka-angka yang bersifat material tapi aspek-aspek sosial, aspek-aspek yang bersifat humaniti juga perlu untuk diperhatikan. Semoga bisa segera clear dan terwujud secepatnya,” jelasnya.(dim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *