Daerah

Tutup Musim Giling 2026, Pabrik Gula Pesantren Baru Telah Menggiling 8,26 Juta Kuintal Tebu

KEDIRI – POROSNEWS.CO

Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kediri resmi menyelesaikan musim giling 2026 pada Selasa 3 Novemer 2026. Hingga hari terakhir giling, PG Ngadiredjo berhasil menggiling tebu sebanyak 8,26 juta kuintal.

Capaian itu menjadi hasil kerja bersama antara manajemen PG Pesantren Baru, seluruh karyawan, serta petani tebu mitra yang selama musim giling 2026 konsisten memasok bahan baku.

General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo menyampaikan, rasa syukur atas keberhasilan perusahaan menyelesaikan musim giling tahun ini.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kontribusi seluruh pihak, terutama para petani mitra yang telah mempercayakan hasil panennya untuk digiling di PG Pesantren Baru.

“Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur capaian PG Pesantren Baru tahun ini bisa meningkat lebih baik dari tahun lalu,” ujar Sugondo, General Manager PG Pesantren Baru.

Dijelaskan, keberhasilan musim giling 2026 bukan menjadi akhir dari upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan memperkuat kemitraan dengan petani tebu.

Kedepan, PG Pesantren Baru akan terus memperkuat kerja sama dengan petani mitra, khususnya melalui program CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi) bongkar ratoon.

Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas tanaman tebu sehingga hasil panen petani pada musim berikutnya semakin optimal.

“Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Kami berharap kemitraan ini terus berlanjut dan semakin kuat. Sampai jumpa pada musim giling tahun depan,” ungkapnya.

Sementara Manajer Tanaman PG Pesantren Baru Chandra Sukmana menambahkan, bahwa pencapaian giling sebesar 8,26 juta kuintal tidak lepas dari sinergi yang terbangun antara perusahaan dan petani mitra.

Menurutnya, perusahaan terus mengedepankan pelayanan yang cepat dan transparan kepada petani. Langkah itu dilakukan untuk memberi kenyamanan sekaligus menjaga kepercayaan petani dalam menjalin kemitraan dengan PG Pesantren Baru.

Tak hanya berfokus pada pencapaian musim giling yang telah berakhir, PG Pesantren Baru mulai mempersiapkan kebutuhan produksi untuk musim berikutnya. Salah satu upaya yang terus diperkuat adalah pelaksanaan program CPCL bongkar ratoon dan pendampingan petani mitra.

Dengan berakhirnya musim giling 2026, PG Pesantren Baru berharap sinergi yang telah terbangun bersama petani mitra semakin solid. Kolaborasi itu menjadi salah satu modal penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan tebu sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan tebu di Kediri dan sekitarnya.(dim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *