Wisata-Kuliner

Sumber Jimput Tempat Wisata Eksotis Kota Kediri Yang Selalu Ngangeni Bagi Wisatawan

KEDIRI – POROSNEWS.CO

Meski belum banyak tersentuh revitalisasi, namun Wisata Alam Sumber Jiput menjadi destinasi wisata mata air yang ramah di kantong  sekaligus tempat edukasi dan melepas penat. 

Wisata Sumber Jimput menjadi salah satu tujuan kegiatan Touring Ceria Komunitas Gabungan Sembarang (Garang), yang beranggotakan penggemar otomotif roda dua kalangan wartawan di Kediri Raya. 

Berada di Sumber Jimput sudah terasa ada aura yang lebih sejuk dan rindang karena banyak tumbuh pohon berukuran besar yang selama ini melindungi sumber air. Pohon -pohon inilah yang menghasilkan oksigen sehingga Sumber Jimput terasa asri dan sejuk.

Lokasi tempat Wisata Sumber Jimput  terletak di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jawa Timur dengan jam operasional setiap hari, pukul 05.00 – 18.00 WIB.

Tempat wisata yang penuh dengan pepohonan besar itu harga tiket masuknya gratis. Pengunjung hanya membayar parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor dan mobil Rp 5.000 untuk mobil. 

Selama ini Wisata Sumber Jimput menjadi jujukan wisatawan lokal sekitar Kediri. Rata-rata pengunjungnya keluarga yang membawa anaknya. Tempat wisata ini ramai saat hari libur atau tanggal merah pengunjung yang datang silih berganti mencapai puluhan sampai ratusan.

Di tempat wisata ini memiliki mata air yang jernih dan sejumlah petak kolam yang penuh dengan ikan endemik. Menariknya meski saat musim kemarau debit airnya berkurang dan dimanfaatkan untuk pengairan lahan pertanian masyarakat di sekitarnya.

Pengunjung bisa memberi makan ikan yang terlihat jinak di kolam, beberaja jenis ikan air tawar seperti tawes, tombro dan gurami. Pakan ikan dijual seharga Rp 1.000 per plastik yang disiapkan di pintu masuk.

Ada juga wahana perahu bebek dan flying fox yang bisa dimanfaatkan pengunjung dengan tarif sekitar Rp 10.000 per perahu. Di sekeliling kolam suasana sangat asri dan rindang karena 

dikelilingi pepohonan besar sehingga sangat cocok untuk bersantai bersama keluarga melepas penat. 

Pengunjung juga dapat bersantai di sejumlah gazebo dan tempat duduk di sekeliling kolam ikan sambil memberi pakan ikan. Ada juga musala dan toilet yang bersih.

Di areal halaman pintu masuk juga banyak berjajar warung makanan dan UMKM yang dikelola oleh warga sekitar. Salah satu menu favoritnya wader goreng dengan harga yang sangat terjangkau pengunjung.

Bagi pengunjung dari luar kota juga bisa mengaksea melalui Google Maps Wisata Sumber Jiput. Lokasi wisata ini berdekatan dengan Ponpes Al Amin dan UIN Syech Wasil, Kota Kediri. 

Nana (35) salah satu pengunjung asal Nganjuk mengungkapkan, setiap berkunjung ke Kediri selalu mampir sambil momong anaknya bersantai di Sumber Jimput. Selain gratis juga banyak sarana bermain untuk anak-anaknya sekaligus edukasi mengenal ikan dan pepohonan.

 “Tempat Wisata Sumber Jimput selalu Ngangeni bagi wisatawan. Cukup membeli pakan ikan Rp 1.000 sudah bisa bersantai bersama keluarga, naik perahu bebek dan mengenalkan anak-anak berbagai jenis ikan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Disbuparpora Kota Kediri Un Achmad Nurdin menjelaskan untuk pengembangan tempat wisata, Pemkot Kediri sebenarnya telah merancang untuk membangun sejumlah sarana penunjangnya.

Beberapa di antaranya seperti lokasi tempat camping dan bumi perkemahan yang represntatif serta warung kuliner. Hanya saja upaya ini terkendala dengan status lokasi di sekitar Sumber Jimput yang merupakan lahan pertanian produktif.

Sehingga untuk alih fungsi lahan membutuhkan proses perizianan yang tidak mudah. Karena status lahan pertanian produktif tidak boleh dialihfungsikan diluar tanaman pertanian. 

Namun Pemkot Kediri bakal mengupayakan untuk mengembangkan warung makanan khas yang banyak penggemarnya. Salah satunya warung kuliner ikan air tawar. “Ada warung yang menjual menu  ikan wader omsetnya saat hari libur juga banyak,” ungkapnya.

Dari sejarahnya Sumber Jiput memiliki banyak mitos, karena diyakini tempat  pertapaan pada masanya. Ada belasan pohon berusia ratusan tahun dengan diameter mencapai 3 sampai 4 meter dengan dedaunan yang rimbun.

Setidaknya ada tiga sumber mata air di Sumber Jimput yang selama ini memasok air pengairan di lahan pertanian sekitarnya. Namun untuk menjaga kelestarian ekosistem, ikan di kolam Sumber Jimput dilarang untuk dipancing.(didik mashudi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *