Daerah

Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri Bertekat Menjadi Perguruan Tinggi Berkelas Internasional

KEDIRI – POROS NEWS.CO
Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri telah bertekat menjadi perguruan berkelas internasional. Upaya itu diwujudkan dengan menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi manca negara dan menarik mahasiswa dari luar negeri.

Hal itu diungkapkan Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Prof DR H Wahidul Anam, MAg saat Ngopi Bareng bersama tokoh ormas dan awak media di Aula Rektorat, Rabu (13/5/2026).

Dijelaskan, saat ini telah diupayakan melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di Asia Tenggara dan mahasiswa dari Thailand, Kamboja, Afganistan dan Malaysia telah kuliah di UIN Syekh Wasil. “Ini upaya kami untuk internasionalisasi kampus UIN Syekh Wasil,” tambahnya.

Karena memiliki Fakultas Sains, telah dilakukan integrasi keilmuan antara ilmu Islam dengan ilmu umum. Contohnya Fakultas Tarbiyah ada Pendidikan IPA, di Fakultas Ushuludin ada Jurusan Psikologi, Komunikasi dan Jurnalistik. Sehingga ilmu -ilmu umum sudah dapat masuk.

Hal ini sejalan dengan visi UIN Syekh Wasil menjadi Universitas unggul bertaraf internasional dalam pengembangan ilmu keislaman, sains dan Keindonesiaan.

Saat ini jumlah mahasiswa UIN Syekh Wasil mencapai 11.446, termasuk 51 mahasiswa dari luar negeri. Untuk jajaran dosen, UIN Syekh Wasil telah memiliki 20 guru besar dan tahun ini akan bertambah dua guru besar lagi serta 312 dosen.

Setelah bermetamorfosis dari STAIN, kemudian IAIN menjadi UIN sejumlah nama fakultas juga berubah. Seperti Fakultas Tarbiyah menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Ushuludin dan Ilmu Sosial.

Selain itu akan menambah jumlah progam studi (prodi) seperti Teknik Informatika, Bisnis Digital dan Sains Data. Prodi tersebut di UIN Syekh Wasil akan berbeda dengan prodi di tempat lain.

Karena di UIN Syekh Wasil ada Ilmu Al Qur’an dan Ilmu Hadis. Sehingga alumni UIN nanti diyakinkan bisa baca Al-Qur’an dan sholat dengan baik serta taat ibadahnya. “Inilah nilai plusnya yang tidak dimiliki di perguruan tinggi umum,” ungkapnya.

Kedepan setelah menjadi UIN tidak hanya membuka fakultas keagamaan saja tapi juga sainstek, sosial dan kesehatan.

Rektor juga menyampaikan biaya kuliah di UIN Syekh Wasil sangat terjangkau pada umumnya serta memiliki 7 katagori uang kuliah tunggal (UKT).

“UKT satu hanya Rp 400.000 per semester, UKT dua Rp 1 jutaan tergantung prodi. Sehingga sangat terjangkau bagi masyarakat. Kalau sudah bayar UKT tidak ada pungutan lainnya, termasuk tidak bayar ujian skripsi dan wisuda,” jelasnya.

Sehingga akses pendidikan tinggi di UIN Syekh Wasil dapat dijangkau oleh masyarakat. “UIN Syekh Wasil diharapkan menjadi kampus yang modern, inovatif dan nyaman serta berorientasi pada masa depan,” harapnya.

Pada acara Ngopi Bareng juga digelar diskusi dengan narasumber Bambang Iswahyudi, Ketua PWI Kediri Raya, Romi Dwi Julianto, Ketua IJTI Kediri, Danu Sukendro dari AJI Kediri.(dim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *