MKSO Kebun Dhoho Terima Penghargaan Kapolres Kediri, Dukung Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Tebu
KEDIRI – POROSNEWS.CO
PT Sinergi Gula Nusantara Manajemen Kerja Sama Operasional (SGN MKSO) Kebun Dhoho menerima penghargaan dari Polres Kediri atas kontribusinya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan budidaya tebu.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 usai upacara di Lapangan Apel Mapolres Kediri, Senin 6 Juli 2026.
Piagam penghargaan diserahkan langsung Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji kepada General Manager PT SGN MKSO Kebun Dhoho, Juni Yanto.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada MKSO Kebun Dhoho yang dinilai memiliki dedikasi tinggi serta menjalin sinergi yang baik dengan Polres Kediri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, upaya perusahaan dalam memperluas areal tanam tebu menjadi bagian penting dalam mendukung target swasembada gula nasional yang saat ini terus didorong pemerintah.
“Program pengembangan tanaman tebu yang dilakukan MKSO Kebun Dhoho memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan, khususnya dalam mewujudkan swasembada gula nasional. Sinergi yang baik antara dunia usaha dan kepolisian diharapkan terus terjalin demi mendukung pembangunan nasional,” jelas AKBP Bramastyo.
Selain mendukung ketahanan pangan, keberadaan MKSO Kebun Dhoho juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Perusahaan mampu menyerap ratusan tenaga kerja, membuka peluang usaha bagi petani tebu, serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri dan sekitarnya.
Kapolres berharap kolaborasi yang telah terjalin selama ini terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi sektor pertanian, perekonomian daerah, maupun kesejahteraan masyarakat.
Sementara General Manager PT SGN MKSO Kebun Dhoho, Juni Yanto menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Polres Kediri atas penghargaan yang diberikan kepada perusahaannya.
Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran MKSO Kebun Dhoho untuk meningkatkan kinerja dan berkontribusi mendukung program pemerintah, khususnya dibidang ketahanan pangan melalui pengembangan tanaman tebu.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mendukung program swasembada gula nasional melalui pengelolaan perkebunan tebu yang berkelanjutan,” ungkap Juni Yanto.
Saat ini, MKSO Kebun Dhoho mengelola lahan tebu seluas 5.805,59 hektare yang terbagi dalam dua rayon. Rayon Dhoho I memiliki luas sekitar 2.055 hektare yang berada di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Sementara Rayon Dhoho II mengelola lahan seluas sekitar 1.295,5 hektare yang tersebar di beberapa wilayah, meliputi Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Blitar.
Seluruh program budidaya tebu yang dijalankan perusahaan terus dioptimalkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung pencapaian target swasembada gula nasional.
Penghargaan yang diterima MKSO Kebun Dhoho menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.(dim)

