Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Gelar Bimtek Pengelolaan Media Sosial 2026
KEDIRI – POROSNEWS.CO
Untuk meningkatkan kapasitas komunikasi publik pengelola media sosial sekaligus menjadi wadah apresiasi karya komunikasi publik di Pemerintah Kota Kediri, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Kota Kediri Tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, Rabu (28/10/2026) hingga Kamis (29/10/2026) mengusung tema “Mendorong Komunikasi Publik Pemerintah yang Informatif, Kreatif dan Dekat dengan Masyarakat” di Ruang Rapat Soekarno Hatta BKPSDM Kota Kediri.
Kegiatan diikuti 102 peserta yang merupakan pengelola akun media sosial Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Kediri. Melalui bimtek ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menghasilkan konten komunikasi publik yang informatif, kreatif, menarik, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Diskominfo Kota Kediri menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi dan produksi konten, yakni Adhi Kusumo, mentor dan trainer visual kreatif sekaligus Kepala Sekolah Kelas Pagi Kediri; Baarik Fadli, videografer dan editor Persik Kediri; serta Hari Tri Wasono, jurnalis dan konsultan komunikasi.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Sugeng Wahyu Purbakelana menyampaikan, melalui materi yang diberikan, para peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis dalam mengelola media sosial, mengembangkan kepekaan artistik dalam produksi konten visual, serta memperkuat strategi komunikasi publik yang efektif.
Dengan demikian, seluruh lini humas dan pengelola media sosial OPD dapat menyampaikan informasi pemerintahan secara lebih optimal, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Dijelaskan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Anugerah Karya Komunikasi Publik (AK2P) Kota Kediri Tahun 2026. AK2P menjadi ajang penghargaan bagi karya komunikasi publik pemerintah sekaligus tolok ukur kinerja pengelola media sosial pemerintah dalam menjalankan fungsinya sebagai kanal informasi publik.
“Melalui AK2P, kami ingin mendorong pengelola media sosial di lingkungan Pemerintah Kota Kediri untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas konten. Bimtek ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas mereka agar komunikasi publik pemerintah semakin informatif, kreatif, dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Dalam AK2P Kota Kediri Tahun 2026, terdapat dua kategori yang dilombakan, yakni: kategori Media Sosial Terbaik dan kategori Konten Terbaik. Hasil penilaian untuk kedua kategori rencananya akan diumumkan akhir November 2026.
Sugeng berharap, pelaksanaan Bimtek dan rangkaian AK2P dapat menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pengelola komunikasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.
Selain mendorong peningkatan kualitas karya, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat narasi positif mengenai kinerja pemerintah serta memastikan informasi program dan layanan pemerintah tersampaikan secara tepat kepada masyarakat.(dim)

